Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Jenis Jenis Alat Ukur Listrik beserta Fungsinya

Daftar Isi [Buka]

Jenis-jenis alat ukur listrik beserta fungsinya -- Segala bentuk energi sebenarnya itu bisa loh sob diukur oleh kita, Akan tetapi, kita cuma bisa memprediksi aja misal lemah ato kuat, rendah sama tinngi, kecil ato besar tanpe dapat mengucapkan angka tepatnya berapa dari energi sudah diukur. Dari suatu energi manusia membutuhkan suatu alat bantuan berupa alat ukur.

Penjelasan Jenis Jenis Alat Ukur Listrik beserta Fungsinya

Alat ukur juga sebagai pengetahuan untuk kita lho sobat. Misal kan aja apabila kita menginginkan untuk mengerti suhu air yang sedang panas panasnya. Masak iya kita menyentuh airnya pake tangan? Dari masalah tersebut terbangunlah sebuah termometer. Tidak hanya itu saja banyak lagi dan oleh sebab itu lah manusia perlu alat ukut.

Spesial postingan ke 27 saya akan membagikan postingan yang berjudul penjelasan jenis-jenis alat ukur listrik beserta fungsinya. Silahkan, langsung saja membaca postingan saya sampai kalian paham ya berikut ini. Sediakan kopi karena materi kali ini panjang sekali pembahasannya.

Jenis alat ukur listrik berdasarkan hasil pengukuran 

1. Alat Ukur Digital 

Jenis alat ukur listrik digital adalah alat ukur listrik yang dimana hasil pengukuran alat tersebut bisa ditampilkan di media layar LCD (Liquid Crystal Display) penampakan alat nya bisa kalian lihat sendiri dibawah ini.. disitu ada angkanya yang terlihat mengukur arus listrik..

Alat Ukur Digital

Hasil dari pengukuran pada alat ukur digital itu biasanya akan langsung tertera berupa sebuah angka. Sehingga kamu tidak perlu kerepotan untuk menghitung ulang ato manual lagi dengan menebak nebak berapa begitu lebih mudah menurut saya. 

2. Alat Ukur Analog

Jenis-jenis alat ukur listrik lengkap beserta fungsinya, alat ukur analog merupakan sebuah alat ukur listrik nah hasil pengukurannya itu kamu bisa melihat melalui media jarum tidak sama dengan yang digital ya sobat, jarum itu menunjukkan angka hasil pengukuran. 

Baca juga: Penjelasan Macam-macam Saklar, Jenis Disertai Fungsinya

Jelas beda kalau yang digital itu sudah menggunakan teknologi yang terkini sedangkan yang analog masih menggunakan jarum. Hasil pengukuran tidak langsung keluar namun kamu diharuskan untuk menghitung manual faktor menjadi hasil benar atau salah pengukuran terdapat pada skala.

Kamu bisa melihat penampakannya dibawa ini sobat;

Rumus : 

Pengukuran hambatan

HP = BU x PJ

Keterangan : 

HP = Hasil Pengukuran 

BU = Batas Ukur

S    = Skala

PJ = Penunjukkan Jarum

Pengukuran arus & tegangan

HP = BU / S x PJ


Jenis alat ukur listrik berdasarkan besaran yang diukur

1. Wattmeter

Jenis Alat ukur listrik wattmeter pengukur daya atau power. Fungsinya wattmeter yaitu mengukur besar daya pd suatu peralatan atau komponen listrik. Kalau kita tahu besar dari daya jadi nya enak sobat kita tahu juga boros atau tidaknya suatu peralatan listrik, ini ada hubungannya lho dengan tagihan listrik rumah kamu jadi kalau kamu mau beli bisa banget untuk mengukurnya.

Akan tetapi, alat wattmeter sendiri tidak banyak orang yang memakai alat tersebut kenapa? dikarena kan kita sudah bisa menghitung sendiri tanpa adanya alat tersebut, terus bagaimana menghitungnya? dengan rumus ini kamu bisa mengetahui hasil;.

P = V.I

Kamu cuma harus mengetahui berapa arus dan tegangan dari peralatan listrik miliki kamu. Selanjutnya kamu langsung saja kalikan, ketemu deh hasiilnya.

2. Kwh Meter (Kilowatt hour meter)

Jenis Alat ukur listrik kwh meter pengukur konsumsi listrik rumah, Kwh meter adalah alat ukur yang berfungsi sebagai penghitung besar energi listrik penggunanya yaitu di rumah rumah oleh suatu konsumen aat ukur ini yang punya dari PLN atau perusahaan listrik negara. 

Fungsi lainnya dari alat dibawah ini adalah sebagai pembatas daya listrik dikarenakann ada nya komponen MCB (Miniature Circuit Breaker) alat tersebut membatasi jumlah arus listrik yang akan masuk ke rangkaian instalasi rumah.

Dirumah kalian pasti juga ada alat seperti gambar di atas itu kan, coba kalian cek nah alat tersebut bernama Kwh meter ya sobat. Kwh meter jaman dulu itu menggunakan seperti piringan berputar itu kalau tidak salah dibuatnya dari alumunium. Satuan untuk alat Kwh meter ini adalah kilo watt/jam atau bisa kalian singkat dengan Kwh. Bekerjanya alumunium itu memakai sebuah prinsip induksi magnet, nah medan magnet itu yang menggerakkan alumunium tersebut. 

Sepengamatan dari saya kalau tegangan atau penggunaan listrik kamu banyak akan terjadi putran yang semakin meningkat atau cepat dari kecepatan putaran menyebabkan tagihan listrik dirumah kamu itu meningkat, namun sekarang sudah ada Kwh meter yng menggunakan pulsa, jadi type kwh tersebut termasuk type yang sudah jadul. Mungkin kalian mau mengganti nya.

3. Mega ohm meter (Megger)

Jenis Alat ukur listrik megger (Megaohmmeter) pengukur sistem isolasi. Dikenal dengan Megger atau ada istilah umumnya yaitu megaohmmeter karena megaohmmeter senddiri adalah sebuah merek banyak digunakan oleh para teknisi. Supaya lebih enak nyebutnya para teknisi sering menggunakan nama megger gitu sobat. Megger adalah lat ukur digunakan supaya kita mengerti besar suatu nilai tahanan tahanan isolasi di rangkaian listrik.

Mega ohm meter (Megger)

Megger digunakan oleh petugas listrik sebagai alat untuk mengukur tahanan isolasi antara lain sebagai berikut ini saya tulisankan lengkap digunakan untuk apa saja;

  1. Kabel instalasi pada rumah-rumah atau bangunan.
  2. Kabel tegangan tinggi dan rendah
  3. Transformator.
  4. Kumparan pada motor 3 phase. 

Isolasi tahanan fungsinya sebagai pengaman supaya tidak ada arus yang bocor terjadinya arus bocor pada rangkaian listrik dikarena terkelupas nya isolasi tahanan karena tergigit tikus dll tersebut, dan aman untuk orang yang didekat rangkaian listrik tidak tersetrum. 

4. Oscilloscope (Osiloskop)

Jenis Alat ukur listrik osiloskop pengukur frekuensi (hertz). Osiloskop adalah alat ukur, fungsinya untuk menampilkan sinyal, sinyal apa? sinyal listrik kedalam bntuk grafik gelombang ditampilkan nya lewat media layar kalian bisa melihat gambar di bawah ini jika belum mengetahui bagaimana bentuknya. Grafik yg ditampilkan bisa kamu pelajari lebih lanjut;

Oscilloscope (Osiloskop)

Sebuah katode ato electrode negative terdiri dari tabung vacum, pada sisi lainnya menghasilkan suatu pancaran elektron dan sebuah anode ato electrode positive, tujuannya apa?

Supaya gerakannya menjadi cepat hingga terdeteksi ke layar tabung. Susunan tersebut dinamai Electrone Gun. Dibangkitkan oleh Cathode elektron itu disebut sebagai pancaran sinar katode. Cathode Ray Oscilloscope atau CRO disebut secara lengkap dari penyebab osioloskop.

5. Amperemeter

Amperemeter atau jenis alat ukur listrik fungsinya untuk pengukuran arus / ampere. Lebih jelasnya fungsinya yaitu sebagai pengukur besar dari suatu arus listrik yang dimana mengalir nya pada suatu rangkaian rangkaian listrik. Amperemeter kamu harus memasangnya secara seri di sebuah beban ketika menggunakan alat ukur listrik tersebut. Loh kok? 

Amperemeter

Di karenakan, apabila sebuah resistor dipasang dengan cara paralel jadi nilai resistannya menjadi kecil berbanding terbalik dengan arusnya yang malah menjadi besar, sehingga arus yg msuk kee amperemeter akn mrsak amperemeter itu. 

Apabila kamu memasangnya seri, maka yang akan terjadi resistansi resistor menjadi spesifikasi hingga bisa menghambat suatu arus yg msuk pd amperemeter dan bisa sampai mencegah adanya kerusakan alat ukur amperemeter tersebut.

Amperemeter dipasang secara permanen, di suatu rangkaian listrik pada sebuah industri. Jadi lebih mudah tidak diperlukan untuk melepas suatu kabel hanya sekedar pasang seri amperemeter nya. Kelebihannya lagi kamu bisa memonitar beban listrik itu diatas.

6. Ohmmeter

Jenis Alat ukur listrik ohmmeter pengukur hambatan / resistance. Fungsi dari ohmmeter untuk mengukur suatu besar hambatan listrik. Akan tetapi, digunakan sebagai pengetahuan sudah terhubung atotidaknya antara dua titik pada sebuah rangkaian listrik. Dari situ bisa ketahuan titik yg sudah putus, ato rangkaian yang masih dalam keadaan baik.

Ohmmeter
Alat nya kurang lebih bisa kalian lihat di atas tersebut bentuknya simple namun manfaatnya banyak banget ohmmeter tersebut, saya sendiri pernah memakainya sewaktu itu.

7. Voltmeter

Jenis alat ukur listrik voltmeter pengukur tegangan ato voltage, mempunyai sebuah fungsi yaitu sebagai pengukur besar tegangan listrik mengalir di suatu rangkaian listrik, voltmeter harus dipasang secara seri, dalam penggunaannya.

Voltmeter

Bisa kalian amati gambarnya sobat, apabila kalian berminat untuk membeli jenis jenis alat ukur listrik yang sudah saya jelaskan di atas tersebut kalian bisa membelinya melalui toko toko elektronik terdekat ya, untuk sekarang saya belum menjualnya.

Jenis Jenis Alat Ukur Listrik Beserta Fungsi lainnya; 

1. Tang Ampere (Clamp Meter) 

Alat ukur listrik tang ampere clamp meter. Tang ampere adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur arus, hambatan dan tegangan.


Tang ampere jenis ini mempunyai suatu kelebihan yaitu mudah dalam mengukur arus listrik karena hanya perlu membuka capit tangnya saja sobat,

Langkah berikutnya kalian bisa memasukkan kabel yang ingin diukur lalu lepas pengungkitnya. Dengan begitu mudahnya angka hasil pengukuran akan bisa kalian lihat sobat.

2. Multimeter (Avometer) 

Multimeter merupakan sebuah alat ukur listrik mempunyai fungsi sebagai pengukur hambatan, arus dan tegangan. Alat yang simple ini merupakan alat penggabungan dari ohmmeter, voltmeter dan amperemeter.

Akan tetapi, ada jenis multimeter itu dilengkapi dg pengukur kapasitansi pada suatu kapasitor, pengukur tansisor dan pengukur dioda. Mulitmeter ini tidak hanya satu jenis melainkan mempunyai dua jenis multimeter digital gambar dibawah dan satunya lagi analog gambar diatass.

Sudah panjang banget saya ngebahas mengenai Penjelasan Jenis Jenis Alat Ukur Listrik beserta Fungsinya, saya berharap kalian memahami materi yang telah saya berikan tersebut apabila ada kekurangan dan kata yang kurang berkenan mohon untuk berkomentar kolom komentar bawah ya, seperti biasanya terima kasih.