Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Startup Pedia - Anis Uzzaman

Daftar Isi [Buka]
Judul Buku: Startup PEdia
Penulis: Anis Uzzaman
Startup Pedia - Anis Uzzaman

Apa yang dibahas buku ini?

Cara sukses membangun startup kelas dunia secara lengkap dan bertahap

Untuk membangun sebuah startup yang sukses dibutuhkan beberapa aspek penting dan juga mendasar. Aspek-aspek ini dimiliki oleh startup kelas dunia seperti Google dan Facebook sehingga dapat dijadikan model bagi startup rintisan lainnya.

Dalam pimtar ini Anda akan mempelajari enam aspek dan tahapan penting untuk membangun sebuah startup berdasarkan praktik startup-startup ternama dunia.

Hal-hal menarik yang akan Anda pelajari antara lain:

  • bagaimana cara membangun tim startup yang efektif dan efisien;
  • bagaimana cara menghasilkan produk yang berkualitas dan diinginkan pasar;
  • kenapa Anda perlu memiliki hak paten terhadap produk dan ide Anda;
  • apa saja metode yang dapat Anda gunakan agar sukses dalam proses pemasaran; dan
  • apa saja strategi yang dapat Anda lakukan dalam hal pendanaan.


Kesuksesan dalam membangun sebuah tim merupakan kunci utama kesuksesan sebuah startup
Tim yang hebat membuat sebuah startup menjadi kuat. Untuk meraih kesuksesan, sebuah startup harus memiliki tim yang bersemangat tinggi, fleksibel dan berintegritas. Tim juga harus memahami budaya dan nilai-nilai yang dimiliki oleh perusahaan sertamau mewujudkan visi perusahaan secara kolektif.

Startup juga harus memiliki struktur organisasi yang efektif dan efisien. Struktur organisasi ini harus dibentuk berdasarkan kebutuhan dan juga sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing orang.

Ketika startup mulai tumbuh dan berkembang, kebutuhan akan tim baru pun perlu diperhatikan. Jumlah tim ini harus disesuaikan dengan kebutuhan per tahapan. Dimulai dari dua orang di tahap awal sampai berjumlah ratusan, bahkan ribuan di tahap akhir. Kembali, semuadisesuaikandengan kebutuhan.

Untuk menguatkan tim, Anda perlu mempersiapkan proses perekrutan. Sebelum memulai proses perekrutan, Anda perlu mendefiniskan calon ideal yang dibutuhkan. Karakter dan keahlian apa saja yang harus dimiliki oleh orang tersebut.

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan dalam proses perekrutan ini.

Pertama, Anda dapat menemukan orang yang tepat melalui jaringan pertemanan yang Anda miliki. Kedua, Anda dapat memanfaatkan program inkubasi dan acara-acara startup untuk menemukan orang yang berpotensi. Terakhir, Anda dapat menggunakan jasa bursa kerja online dan media sosial.

Proses perekrutan ini terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama adalah mendefiniskan karakter kandidat yang Anda butuhkan, seperti ketrampilan, latar belakang, tanggung jawab dan kecakapan dalam hal kepemimpinan.

Setelah itu Anda dapat melakukan perekrutan melalui berbagai media yang ada. Terakhir, Anda perlu menyaring daftar riwayat hidup yang sudah diterima dan melakukan proses wawancara.

Produk yang sukses adalah produk yang berkualitas dan dibutuhkan pasar

Untuk membangun startup yang sukses, produk yang dikembangkan harus berpengaruh dan berkualitas. Selain itu, produk juga harus memiliki ukuran pasar yang besar dan dibutuhkan oleh pasar. Riset pasar yang mendalam sangat dibutukan untuk memastikan hal ini.

Riset pasar yang efektif dimulai dengan cara mendefinisikan masalah dan menemukan solusinya. Anda harus dapat mengidentifikasi sebuah masalah secara spesifik dan memastikan bahwa produk Anda dapat memberikan solusinya.

Selanjutnya, Anda harus menentukan target pasar secara spesifik dan ukuran pasarnya. Ukuran pasar merupakan salah satu faktor yang menjadi pertimbangan para investor untuk membiayai perusahaan Anda.

Tahap berikutnya adalah menganalisis kompetitor produk Anda. Dalam analisis kompetitor ini, Anda harus mengetahui siapa kompetitor Anda dan perbedaan produk Anda dengan mereka. Selain itu, Anda juga harus mengetahui calon rekanan potensial perusahaan Anda.

Tahap terakhir dari riset produk ini adalah menganalisis potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Pada tahap ini Anda harus mampu mengetahui sumber keuntungan dari perusahaan Anda. Sumber ini dapat berupa hasil penjualan produk/jasa kepada pengguna, penjualan lisensi kepada perusahaan lain, pemasangan iklan dan atau penggunaan model freemium.

Setelah melakukan riset pasar, tahap selanjutnya adalah melakukan pengembangan produk.Tahap ini bertujuan untuk mengetahui apakah produk Anda dibutuhkan pasar atau tidak. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari konsumen untuk menyempurnakan produk Anda.

Terakhir, Anda harus segera merilis produk Anda agar mendapatkan jumah market share yang banyak dengan cepat.

Memiliki hak paten akan melindungi dan menguntungkan startup Anda
Untuk melindungi ide dan produk anda, uruslah hak paten sesegera mungkin. Jika tidak, ide Anda dapat diambil dan ditiru oleh orang lain sehingga Anda akan menderita kerugian yang sangat besar.

Ada beberapa keuntungan jika Anda memiliki hak paten terhadap produk dan ide Anda. keuntungannya adalah sebagai berikut:

perusahaan besar tanpa hak paten dapat dikalahkan oleh perusahaan kecil yang memiliki hak paten;
memiliki hak paten meningkatkan harga penaksiran perusahaan Anda ketika akan diakuisisi oleh perusahaan lain;

Hak paten akan melindungi produk dan ide Anda dari para kompetitor.

Meskipun memiliki beberapa keuntungan, pengurusan hak paten juga memiliki kerugian. Hak paten tidak dapat digunakan dalam perluasan pasar keluar negeri karena masing-masing negara memiliki regulasi hak paten yang berbeda-beda.

Hak paten berbeda dalam penanganannya tergantung status akuisisinya. Sebelum Anda mendapatkan hak paten, Anda harus membuat perjanjian kerahasiaan kepada calon investor dan rekanan Anda agar ide Anda tidak disalah gunakan.

Ketika hak paten Anda diterbitkan, Anda dapat membuat pihak ketiga sadar bahwa informasi tentang bisnis Anda dapat ditemukan dengan mudah.
Beda tahapan, beda strategi pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pertumbuhan sebuah startup. Berbagai strategi dapat dilakukan agar proses pemasaran ini berjalan dengan sukses.

Strategi pemasaran startup berbeda per tahapannya.

Pada tahap seed dimana startup belum mendapatkan dana dari pihak luar, strategi pemasaran yang digunakan pun juga sederhana. Beberapa strategi yang dapat digunakan pada tahap ini yaitu memperkenalkan produk kepada orang terdekat, menggunakan website atau blog sendiri dan memanfaatkan website crowdfunding.

Pada tahap awal, startup sudah mendapatkan dana dari luar tetapi dalam jumlah terbatas karena difokuskan untuk proses pengembangan produk.

Pada tahap tersebut ada beberapa strategi yang dapat diterapkan seperti penggunaan media sosial, keikutsertaan dalam berbagai acara startup, menggunakan pengaruh investor untuk mendapatkan pengguna dan memanfaatkan pengguna untuk promosi dari mulut ke mulut.

Media sosial seperti Youtube, Facebook, Twitter dan Instagram merupakan media yang sangat efektif untuk memasarkan produk Anda. Melalui media sosial ini Anda dapat melakukan kampanye viral dan mendapatkan respon dari konsumen Anda dalam waktu cepat dan jangkauan yang luas.

Selain itu, Anda juga dapat mengikuti berbagai kegiatan startup untuk memperkenalkan produk Anda. Kegiatan ini memungkinkan Anda untuk bertemu banyak angel investor, venture capital dan juga pengguna potensial.

Strategi lainnya yang dapat Anda lakukan dalam tahap awal adalah dengan menggunakan pengaruh dari investor, dewan direksi atau penasihat untuk mendapatkan pengguna. Terakhir, Anda dapat memanfaatkan kepuasan konsumen Anda untuk melakukan promosi dari mulut ke mulut.

Pada tahap terakhir, yaitu tahap exit, dimana Anda sudah memiliki pengguna tetap dan pendanaan yang cukup, strategi yang cocok digunakan adalah menggunakan jasa perusahaan humas dan pemasangan iklan di berbagai media.