Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nadiem Makarim - Ardi Darmawan

Daftar Isi [Buka]
Judul Buku: Nadiem Makarim
Penulis: Ardi Darmawan - Mugi Artiningsih - Fanny A. Prasetya

Nadiem Makarim - Ardi Darmawan

Buku ini menjadi buku biografi favorit saya di tahun 2020 dilarenakan buku ini mengupas tuntas salah seorang tokoh pemuda yang di usia mudanya sudah berhasil mendirikan perusahaan penyedia layanan jasa transportasi ojek yaitu ...

Go-jek yang dimana perusahaan itu sekarang sudah besar dan membantu perekonomian masyarakat di indonesia dan sekarang perusahaan go-jek bukan hanya tentang ojek online maupun taksi online melainkan menjadi aplikasi super apps yang mampu memberikan pelayanan apa saja termasuk pembayaran digital dan lainya.

Nadiem memulai usahanya  dengan mendirikan layanan ride hailing dengan sistem call center. Banyak peluang sekaligus masalah yang muncul selama perjalanan. Nadiem maju perlahan, jatuh bangun dia lakukan demi pelayanan dan kemudahan.

Jakarta pernah dinobatkan sebagai kota paling macet di dunia berdasarkan indeks castrols magnatec stop start pada 2015. Padatnya lalu lintas ini tentu sudah dirasakan warganya bertahun-tahun sebelum ibu kota menyandang predikat tersebut.

Berbekal pendidikan dan pengalaman yang ia jalani di empat negara nadiem mencoba mencari agar keadaan lalu lintas jakarta tidak mengganggu pekerjaanya. Ia pun mencoba memanfaatkan ojek yang banyak ia temui di lingkungan tempat tinggalny. Dalam waktu singkat nadiem pun menjadi akrab dengan moda transportasi roda dua ini.

Ia semakin sering menggunakanya saat berada di jakarta, pilihan nadiem untuk menggunakan ojek ternyata tepat. Alat transportasi alternatif tersebut mampj menembus kemacetan ibukota secara efektif. Sejak itu nadiem lebih sering meninggalkan mobilnya di rumah dan menggunakan ojek untuk menuju kantor.

Dari pengalamanya menggunakan ojek, nadiem mulai mengetahui dunia per-ojekan. Pada 13 oktober 2010 dijakarta nadiem akhirnya mendirikan perusahaan gojek, dalam waktu tak terlalu lama gojek berhasil memikat hati masyarakat jakarta.

Jumlah penggunanya pun meningkat dari waktu ke waktu, penggunaan strategi pemasaran baru terbukti mampu meningkatkan jumlah pengguna Gojek. Jumlah pelanggan tetap Gojek juga meningkat hingga dua kali lipat setiap harinya.

Keberhasilan aplikasi berbasis android yang dikeluarkan go-jek sebenarnya di luar ekspektasi nadiem. Meski tidak berekspektasi tinggi, bukan berarti nadim dan rekan rekanya tidak memiliki cita cita untuk gojek. Pada saat pengembangan aplikasi digital, nadiem dan timnya berharap gojek bisa lebih besar lagi. Mereka memimpikan gojek bisa tersedia diseluruh kota di Indonesia.

Untuk mewujudkan mimpi ini, nadiem merencanakan untuk merambah kota besar lainya. Dan sekarang ditahun 2020 ini hampir pasti kota diseluruh indonesia terdapat layanan aplikasi Go-jek. Pencapaian tentu bukanlah sebatas nilai materi, tahun 2019  Nadiem mendapat tugas sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia pada kabinet indonesia maju.

Tak sedikit pihak yang meragukan kapasitas nadiem membenahi sistem pendidikan di negeri ini. Barangkali sama meragukanya ketika dulu dia merintis layanan ojek di ibukota tapi nadiem tak ambil pusing. Maju Terus, Pasti Ada Jalan.