Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Momentum - Hermawan Kertajaya

Daftar Isi [Buka]
Judul Buku : Momentum
Penulis : Hermawan Kertajaya

Momentum - Hermawan Kertajaya

Setiap momentum tidak akan terus-menerus terjadi selalu ada sebab dan akibat dari momentum, bisa terkontrol ataupun tidak. Momentum pun tidak dapat diprediksi dengan tepat kapan akan terjadi dan seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan.

Tapi, pengaruh momentum kepada diri kita akan sangat bergantung seberapa tepat kita menyingkapinya. Salah satu profesi yang benar-benar lekat dengan momentum adalah fotografer, terutama fotografer yang menangkap gambar alam, candid, atau olahraga. Kenapa?

Karena setiap momennya terjadi alami dan untuk mendapatkan gambar terbaik hanya dapat dilakukan saat itu juga. Law of momentum (P=MV)

Momentum yang dilanmbangkan dengan p dihasilkan dari M(massa) dan V(velocity). Jadi, momentum besar bisa dihasilkan dengan massa yang besar , atau keduanya besar.

Jadi tidak heran, berbahaya sekali bila kita tertabrak(atau hanya terserempet) kereta yang berjalan lambat sekalipun, karena massanya yang besar. Sebaliknya, benda kecil bermassa rendah pun sangat berbahaya di kecepatan tinggi, contohnya peluru yang sangat bisa mematikan.

Pada dasarnya 4C Diamond Analysis terdiri dari change, competitor, customer, dan company. Change bisa dipicu oleh perkembangan technology, political-legal, economy,socio-culture, dan market. Competitor menggambarkan situasi kompetisi didalam industry.

Customer menggambarkan tren perilaku dan preferensi masyarakat. Sedangkan company menggambarkan situasi internal perusahaan. Langkah selanjutnya adalah analisis TOWS (threat,opportunity,weakness, dan streangth).

Mengapa tidak swot, karena penulis percaya bahwa analisis seharusnya dimulai dari factor-faktor diluar organisasi , bukan factor didalam organisasi agar seobjektif mungkin.

Bila dibedakan dari dampaknya momentum dibagi menjadi 4, yaitu grand momentum, great momentum, big momentum, and small momentum, bila diselidik lebih dalam pemabagian ini dibagi menjadi 2 makro dan mikro. sebenarnya tidak masalah seberapa besar tingkat momentum yang terjadi, asalkan kita dapat memanfaatkan sebaik-baiknya.

Kita pun tidak hanya bisa memanfaatkan (riding), tapi juga menciptakan (creating) momentum.
Grand and great momentum tergolong sebagai momentum di tingkat makro. Grand momentum biasanya berskala dunia (atau setidaknya berlaku di beberapa negara dunia) karena berlaku umum, kita dapat terka banyak usaha yang memanfaatkan momentum ini untuk promo.

Great momentum biasanya berskala nasional. Ada yang sifatnya alami seperti liburan Panjang sekolah di pertengahan tahun . biasanya momen ini banyaj dimanfaatkan oleh pelaku bisnis pariwisata dan juga berbagai produk anak sekolah.

Momentum ini juga bisa diciptakan seperti Alibaba singles day.

Big momentum and small momentum terjadi di skala yang lebih mikro. Big momentum biasanya berdurasi beberapa minggu sampai dengan satu hari secara terbatas seperti Jakarta great sale yang berlangsung selama sebulan atau jember fashion carnival dll.

Jadi kita bisa riding momentum seperti hari anak nasional, hari ibu, atau event sejenis , bisa juga creating momentum seperti contoh sebelumnya atau promo dengan upaya yang lebih mudah seperti promo khusus saat perusahaan berulang tahun atau momen lainnya, intinya jangan hanya berprasah menunggu momentum yang tepat bila kreatif dan cermat melihat peluang, momenrum selalu ada setiap saat. Tinggal seberap besar inisiatif dan seberapa efektif kita dalam memanfaatkan berbagai perubahan situasi .