Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Know Your Own Mind - Harold Sherman

Daftar Isi [Buka]
Judul Buku: Know Your Own Mind
Penulis: Harold Sherman

Know Your Own Mind - Harold Sherman

Buku ini mengajak kita untuk membuka pikiran kita sekaligus hati kita dengan mengesampingkan prasangka dan kepercayaan yang tak beralasan, serta menggunakan penilaian berdasarkan hati nurani yang tulus. Dengan sikap seperti ini kamu sanggup mengatasi masalah keterbatasan kata-kata dalam menyatakan sesuatu, dan mengungkapkan kebenaran yang ada dalam kesadaranmu.

Untuk mengendalikan kekuatan pikiran tersebut ada beberapa cara yang dijelaskan di buku ini yaitu :

1. Membangun kesadaran
Kesadaran diri kita dibangun dari pemikiran yang kita peroleh, termasuk segala hal yang sudah kita alami. Bakat kesadaran yang kita kembangkan dalam mengenali dan melatih kekuatan kita yang lebih tinggi dari persepsi, sebagian besar berada dalam diri kita.

2. Kekuatan meditasi dan doa
" Ketika seseorang manusia berpikir dalam hati dan pikirannya, maka demikianlah dia."

Doa yang makbul adalah doa yang mengandung makna. Doa harus sedemikian rupa sehingga pikiran mudah menangkap tujuan doa tersebut. Kekuatan meditasi juga sangat berpengaruh. Membuat pikiran dan jiwamu semakin rileks sehingga kamu dapat berdoa lebih tenang.

3. Kekuatan Intuisi
Kita memperlukan sikap tenang dan keterbukaan, yang mesti dipeliahra terus agar kekuatan intuisi kita dpat terus bekerja. Jika dirimu sanggrup mereka-reka peristiwa yang bakal kamu alami, sebagai hasil pemikiran keliru atau kombinasi lingkungan yang salah, tepat pada waktunya kamu bakal mampu ngehindarinya dengan mengubah sikap mental atau mengambil tindakan yang tepat.

4. Kekuatan visualisasi
Visualisasi positif membantumu menggambarkan tujuan dirimu sendiri. Dengan memulai apa yang ingin kamu capai secara terus menerus dan dengan keyakinan penuh atas kekuatan Tuhan dan kepercayaan ikhtiar pada dirimu sendiri.

5. Kekuatan Kepribadian
Mengembangkan daya kendali emosi dan mengikis kebencian yang membabi buta, keraguan, penolakan, dan ketidakadilan adalah mutlak dilakukan apabila masih ingin hidup secara damai.

Dalam pengembangkan diri juga haruslah menyelerasakan diri dengan kesadaran Tuhan yang ada pada dirimu. Ketika terlaksana rasa damai dan aman yang mendalam akan menjadi milikmu.